Tuesday, July 30, 2019

KESEHATAN KELUARGA


Peraturan No. 87 tahun 2014 dari Pemerintah Republik Indonesia tentang pengembangan populasi dan pengembangan keluarga, keluarga berencana dan sistem informasi keluarga, menetapkan bahwa pengembangan keluarga dilakukan dalam upaya untuk menciptakan sebuah keluarga kualitas yang hidup di lingkungan yang sehat. Selain lingkungan yang sehat, menurut peraturan pemerintah, kondisi kesehatan setiap anggota keluarga juga merupakan salah satu persyaratan keluarga yang berkualitas.

Sebagai komponen masyarakat yang tidak dapat dipisahkan, keluarga memiliki peran penting dalam kondisi kesehatan. Keluarga berperan dalam mengoptimalkan pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitas semua anggota dengan memenuhi kebutuhan gizi dan memastikan kesehatan anggota keluarga. Dalam komponen keluarga, ibu dan anak adalah kelompok rentan. Ini terkait dengan tahap kehamilan, persalinan dan persalinan pada ibu dan tahap pertumbuhan pada anak. Inilah alasan pentingnya upaya kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia.

Ibu dan anak adalah anggota keluarga yang perlu mendapat prioritas dalam pelaksanaan upaya kesehatan, karena ibu dan anak merupakan kelompok rentan keluarga dan kondisi lingkungan pada umumnya. Sehingga evaluasi keadaan kesehatan dan kinerja upaya kesehatan ibu dan anak menjadi penting.

A. kesehatan ibu

Keberhasilan upaya kesehatan ibu, termasuk indikator Angka Kematian Ibu (AKI). AKI adalah jumlah kematian ibu selama kehamilan, persalinan dan persalinan yang disebabkan oleh kehamilan, persalinan dan persalinan atau penanganan, tetapi bukan karena alasan lain seperti kecelakaan atau jatuh dalam setiap 100.000 kelahiran hidup.

Indikator ini tidak hanya mampu mengevaluasi program kesehatan ibu, tetapi juga menilai status kesehatan masyarakat, karena sensitivitasnya untuk meningkatkan layanan kesehatan, baik dalam hal aksesibilitas dan kualitas. Secara umum, ada penurunan angka kematian ibu selama periode 1991-2015. Terjadi penurunan MMR di Indonesia dari 390 pada 1991 menjadi 305 pada 2015. Gambar MMR di Indonesia dari 1991 hingga 2015 dapat dilihat pada Gambar 5.1 di bawah ini.

Comments


EmoticonEmoticon