Wednesday, July 31, 2019

ANGKA KEMATIAN


Dalam upaya mempercepat penurunan AKI, pada 2012 Kementerian Kesehatan meluncurkan program survival maternal dan neonatal (EMAS) yang diharapkan dapat mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir sebesar 25%. Program ini dilaksanakan di provinsi dan kabupaten dengan banyak kematian ibu dan bayi baru lahir, yaitu Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. Dasar pemilihan provinsi adalah karena 52,6% dari total insiden kematian ibu di Indonesia berasal dari enam provinsi. Oleh karena itu, mengurangi angka kematian ibu di enam provinsi ini diharapkan dapat secara signifikan mengurangi angka kematian ibu di Indonesia.

Program EMAS berupaya mengurangi angka kematian ibu dan bayi baru lahir dengan cara: 1) meningkatkan kualitas layanan darurat kebidanan dan neonatal setidaknya 150 rumah sakit PONEK dan 300 Puskesmas / Pusat Kesehatan Masyarakat PONED) dan 2) memperkuat sistem rujukan yang efisien dan efektif antara puskesmas dan rumah sakit

Upaya dapat dilakukan untuk mempercepat pengurangan AKI dengan memastikan bahwa setiap ibu dapat mengakses layanan kesehatan ibu yang berkualitas, seperti layanan kesehatan ibu, bantuan persalinan oleh tenaga kesehatan terlatih di pusat perawatan kesehatan, perawatan postpartum untuk ibu dan Bayi, perhatian dan referensi khusus jika itu terjadi. komplikasi, kemudahan hamil dan cuti melahirkan, dan layanan keluarga berencana.


Pada bagian berikut, uraian upaya kesehatan ibu yang disajikan terdiri dari: (1) layanan kesehatan ibu, (2) layanan imunisasi tetanus untuk wanita usia subur dan wanita hamil, (3) layanan kesehatan ibu , (4) layanan kesehatan ibu setelah melahirkan, (5) Puskesmas melaksanakan kelas ibu dan Program Pencegahan dan Perencanaan Komplikasi Bersalin (P4K), dan (6) layanan kontrasepsi.
Comments


EmoticonEmoticon