Friday, March 23, 2018

The Miracle of Du’a



Suatu ketika, jadwal saya di pesantren sedang padat. Saya pun menyempatkan waktu luang untuk beristirahat sebaik mungkin. Ketika Sholat Magrib tiba, saya bergegas mengambil air wudhu untuk melaksanakan sholat. Selesai sholat, seperti biasanya kami harus mengantre untuk mengambil makan malam. Saat itu, saya sedang malas mengantre karena masih kepikiran jatah hapalan saya untuk hari esok yang sangat banyak.

Saya memutuskan untuk menunggu sejenak di mushola sembari ‘iseng’ berdoa,

“Ya Allah, Ya Rabb. Saya lagi malas ngantre nih. Capek mikir hapalan buat besok. Akhir-akhir ini jadwal saya padat.”

Selagi ada waktu luang, sekalian nunggu antrean, saya manfaatkan untuk menghapal.

“Bantu saya, ya Allah. Biarlah dapat makanan yang terakhir. Semoga saya masih kebagian. Tolong sisakan lauknya untuk saya, ya Allah. Amin.”

Setelah berdoa, saya memanfaatkan waktu luang untuk menghapal. Setelah sekiranya antrean sudah tidak panjang, barulah saya bergegas mengambil makanan. Ketika tiba giliran saya dan ibu dapur sudah mengambilkan lauk di piring saya, tiba-tiba ibu dapur berkata,

“Eh, Ukhti. Sini ane kasih lauk satu lagi. Yang itu kaya kecil, noh. Ane kasih jadi dua.” Masya Allah, dari yang awalnya iseng berdoa meminta kepada Allah untuk menyisihkan lauk untuk saya. eh, beneran dikasih. Allahu Akbar. Saya tidak menyangka.

Esoknya, ketika makan malam tiba, saya mengambil makan seperti biasa. Ketika saya makan, tiba-tiba teman saya langsung manaruh lauknya dipiring saya,

“Tuh, buat ente. Ambil saja.” Saya pun tercengang melihat kehendak-Nya yang selalu mendengar doa-doa atau apa pun dari kita. Keesokan hari, saya mendapat lauk gratis lagi. Masya Allah. Ini baru doa iseng. Nah, bagaimana kalau doa yang sungguh-sungguh? Sudah pasti akan dijawab oleh Allah. Insya Allah. So, jangan lupa berdoa, ya.

Always pray, always remember Allah.

Comments


EmoticonEmoticon